Pekerja Wajib Tahu Undang- Undang Ketenagakerjaan

Apakah anda seorang pekerja? Jika iya maka anda harus mengetahui Undang Undang Ketenagakerjaan. Di negara kita walaupun pengangguran semakin banyak, tetapi tenaga kerja juga berlipat semakin banyak, pada tahun 2015 jumlah tenaga kerja di Indonesia mencapai 120 juta. Pemerintah telah menetapkan Undang- Undang Ketenagakerjaan demi melindungi hak- hak pekerja. Dengan adanya UUD tersebut maka tenaga kerja diharapkan akan semakin terlindungi dan aman dalam bekerja. Namun sangat disayangkan, karena ada banyak tenaga kerja Indonesia yang belum paham UU ketenagakerjaan.

kabarburuh.com

Isi Undang- Undang Ketenagakerjaan

Ada banyak point yang harus anda ketahui yang ada didalam Undang- Undang Ketenagaakerjaan. Berikut isi dari UU Ketenagakerjaan sesuai dengan UU No. 13 tahun 2003 yang harus anda ketahui :

  • Hak mendapatkan perlakuan yang sama

Untuk hak perlakuan yang sama tanpa adanya deskriminasi tertulis dalam pasal 6 UU No. 13 pada tahun 2003. Isi Undang- Undang didalamnya tentang seorang pengusaha harus memberikan hak dan kewajiban pekerjam tanpa harus memandang suku, ras, jenis kalamin, warna kulit, agama, keturunan, dan partai politik.

  • Hak untuk mendapatkan pelatihan kerja

Hak ini diatur didalam pasal 11 UU no 13 pada tahun 2003, bunyi dari UU ini adalah bahwa setiap tenaga kerja memiliki hak untuk meningkatkan kompetensi kerja, disesuaikan dengan minat, bakat, dan kemampuan. Selain itu pengusaha juga bertanggung jawab dalam pengembangan dan peningkatan pekerja melalui pelatihan.

  • Hak dalam memilih penempatan kerja

Bunyi dari pasal 31 UU no. 13 pada tahun 2003, didalamnya berisi bahwa pekerja memiliki hak serta kesempatan dalam memilih pekerjaan dan memperoleh penghasilan layak didalam atau diluar negeri. Intinya bahwa pekerja memiliki hak untuk bekerja ditempat yang diinginkannya

  • Hak untuk pekerja perempuan

Pasal 76 ayat 1 bahwa pekerja perempuan yang masih berumur dibawah 18 tahun sangat dolarang bekerja pada pukul 23.00 hingga 07.00

Pasal 76 ayat 2, bahwa pengusaha dilarang mempekerjakan seorang wanita yang hamil yang mana menurut keterangan dokter berbahaya, serta dilarang bekerja pada pukul 23.00 hingga 07.00. Pasal 76 ayat 3 bahwa perempuan yang bekerja di pukul 23.00 memiliki hak untuk mendapatkan makan dan minum yang bergizi, serta perlindungan dari segala tindak asusila dan aman. Pasal 76 ayat 4 bahwa perempuan yang bekerja pada pukul 23.00 hingga 07.00 wajib mendapatkan pelayanan antar jemput. Pasal 81 bahwa pekerja perempuan yang sakit saat haid maka bisa mendapatkan libur kerja pada hari pertama dan kedua. Pasal 81 ayat 1 bahwa perempuan bisa mendapatkan cuti 1,5 bulan sebelum bekerja, dan 1,5 bulan setelah melahirkan. Pasal 82 ayat 2 bahwa perempuan yang mengalami keguguran bisa mendapatkan libur 1,5 bulan dan atas perhitungan dokter kandungan.

  • Hak perlindungan kerja

Untuk hak perlindungan kerja diatur dalam pasal 86 UU no. 13 ditahun 2003. Bahwa didalamnya berisi tentang keselamatan bekerja, untuk tenaga kerja konstruksi dan bidang teknik lainnya harus menggunakan helm dan baju wearpack, dengan begitu maka keselamatan akan lebih terjaga. Hak perlindungan kerja lainnya juga menyangkut dengan moral dan kesusilaan, serta perlakuakn sesuai dengan harkat martabat dan nilai agama.

Undang- Undang Ketenagakerjaan Lainnya

Selain yang tertulis di Undang- Undang Ketenagakerjaan diatas, ada juga hak lainnya yang harus anda ketahui, diantaranya hak mendapatkan upah, hak untuk beribadah, hak kesejahteraan, hak mogok kerja, dan hak uang pesangon.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *