7 Alasan Kamu Harus Mempelajari Bahasa Arab

Kenapa wajib menuntut ilmu bahasa Arab? Apa saja keuntungannya?

Meskipun kamu tidak keturunan Arab, tetapi keuntungan lumayan banyak jika kita mau menimba ilmu bahasa Arab.

Berikut ini sejumlah alasan kenapa kita mesti kosongkan waktu buat belajar bahasa Arab.

Satu:

Keutamaan bahasa Arab sangatlah nyata karena bahasa Arab adalah bahasa Al-Qur’an Al-Karim. Sebagian pertimbangan inilah yang membuat alasan kuat kenapa kamu harus mengkaji bahasa Arab. Keutamaan bahasa Arab disebutkan di ayat Al-Qur’an lebih berada di sepuluh tempat, seperti halnya di ayat,

وَلَقَدْ ضَرَبْنَا لِلنَّاسِ فِي هَذَا الْقُرْآنِ مِنْ كُلِّ مَثَلٍ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَ . قُرْآنًا عَرَبِيًّا غَيْرَ ذِي عِوَجٍ لَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ

“Sesungguhnya telah Kami buatkan bagi manusia dalam Al Quran ini setiap macam perumpamaan supaya mereka dapat pelajaran. (Ialah) Al Quran dalam bahasa Arab yang tidak ada kebengkokan (di dalamnya) supaya mereka bertakwa.” (QS. Az-Zumar: 27-28)

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata,

اللِّسَانُ العَرَبِي شِعَارُ الإِسْلاَمِ وَأَهْلِهِ

“Bahasa Arab adalah syi’ar Islam dan syi’ar kaum muslimin.” Disebutkan dalam Iqtidha’ Shirath Al-Mustaqim

Poin kedua:

Dengan menuntut ilmu bahasa Arab cenderung ringan waktu menghafalkan, menguasai, mengajarkan bersama mengamalkan isi Al-Qur’an. Dengan modal bahasa Arab akan mudah pula bersama mengetahui hadits-hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, mengingat menjelaskan bersama mengajarkan.

Ketiga:

Manusia yang mahir bahasa Arab, terkhusus kandungan di pengetahuan nahwu akan kian mudah mempelajari Islam ketimbang yang enggak mengkaji sama sekali. Terkhusus jika kewajiban seseorang menjadi penyiar dakwah, menjadi seorang da’i, kyai atau ustadz, pasti lebih untuk mengkaji semoga mudah mengajarkan pemahaman agama yang benar terhadap masyarakat umum.

Empat:

Masyarakat yang mahir bahasa Arab akan mudah menggali ilmu dari ustadz secara pribadi maupun membaca beraneka jenis karya ulama yang telah banyak menyebar hingga saat ini. Padahal yang belum ngerti bahasa Arab sekedar dapat mengandalkan kitab tafsir dan itu sifatnya sedikit.

Kelima:

Bahasa Arab itu bahasa yang lembut bahkan juga mengarah menyamankan nurani, dan menentramkan jiwa.

Ibnu Katsir saat menjelaskan surat Yusuf ayat kedua menyampaikan,

لأن لغة العرب أفصح اللغات وأبينها وأوسعها، وأكثرها تأدية للمعاني التي تقوم بالنفوس

“Karena bahasa Arab adalah bahasa yang paling fasih, paling jelas, paling luas (kosakatanya), dan paling banyak mengandung makna yang menentramkan jiwa.”

Enam:

Bahasa Arab yaitu bahasa yang amat mulia.

Ibnu Katsir rahimahullah pun menyampaikan,

فلهذا أنزلَ أشرف الكتب بأشرف اللغات، على أشرف الرسل، بسفارة أشرف الملائكة، وكان ذلك في أشرف بقاع الأرض، وابتدئ إنزاله في أشرف شهور السنة وهو رمضان، فكمل من كل الوجوه

“Karena Al-Qur’an adalah kitab yang paling mulia, diturunkan dengan bahasa yang paling mulia, diajarkan pada Rasul yang paling mulia, disampaikan oleh malaikat yang paling mulia, diturunkan di tempat yang paling mulia di muka bumi, diturunkan pula di bulan yang mulia yaitu bulan Ramadhan. Dari berbagai sisi itu, kita bisa menilai bagaimanakah mulianya kitab suci Al-Qur’an.”

Oleh sebab itu Allah nyatakan tentang bahasa Arab,

إِنَّا أَنزلْنَاهُ قُرْآنًا عَرَبِيًّا لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ

“Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al Quran dengan berbahasa Arab, agar kamu memahaminya.” (QS. Yusuf: 2)

Ketujuh:

Bahasa Arab yaitu bahasa yang banar, mudah dimengerti dan gampang digunakan sebagai hukum bagi makhluk.

Allah memberitahukan sendiri,

قُرْآَنًا عَرَبِيًّا غَيْرَ ذِي عِوَجٍ لَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ

“(Ialah) Al-Qur’an dalam bahasa Arab yang tidak ada kebengkokan (di dalamnya) supaya mereka bertakwa.” (QS. Az-Zumar: 28)

Dalam ayat berbeda disebutkan,

وَإِنَّهُ لَتَنْزِيلُ رَبِّ الْعَالَمِينَ (192) نَزَلَ بِهِ الرُّوحُ الْأَمِينُ (193) عَلَى قَلْبِكَ لِتَكُونَ مِنَ الْمُنْذِرِينَ (194) بِلِسَانٍ عَرَبِيٍّ مُبِينٍ (195)

“Dan sesungguhnya Al Quran ini benar-benar diturunkan oleh Tuhan semesta alam, dia dibawa turun oleh Ar-Ruh Al-Amin (Jibril), ke dalam hatimu (Muhammad) agar kamu menjadi salah seorang di antara orang-orang yang memberi peringatan, dengan bahasa Arab yang jelas.” (QS. Asy-Syu’ara: 192-195). Sebagaimana disebutkan dalam Zaad Al-Masiir karya Ibnul Jauzi, Al-Qur’an diturunkan dengan bahasa Arab yaitu bahasanya orang Quraisy yang setiap orang mudah memahaminya.

Dan dalam ayat lain dijelaskan,

وَكَذَلِكَ أَنْزَلْنَاهُ حُكْمًا عَرَبِيًّا

“Dan demikianlah, Kami telah menurunkan Al Quran itu sebagai peraturan (yang benar) dalam bahasa Arab.” (QS. Ar-Ra’du: 37).

Disebutkan isi kandungan Tafsir Al-Jalalain, bahasa Arab ditujukan buat aturan dalam antara manusia. Dalam Zaad Al-Masiir dijelaskan bahwa bahasa Arab dapat digunakan untuk menerangkan ketentuan yang tetap.

Masih tidak terketuk nurani kamu bertujuan mengkaji bahasa yang amat menyejukan juga dicintai oleh Allah?

Mudah-mudahan Allah lancarkan untuk memahami bahasa Arab. Ihrish ‘ala maa yanfa’uk, bersungguh-sungguhlah dalam urusan yang manfaat untukmu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *